Di usia 79 tahun, Abah Entoy harus menjalani hidup dengan tubuh yang tak lagi sempurna. Tangannya patah dan kaku, kakinya tidak normal akibat kecelakaan saat menjadi kuli panggul kayu. Bahkan untuk berjalan, Abah harus ngesot perlahan. Namun kondisi itu tidak menghentikannya untuk tetap berjuang.

Ujian kembali datang ketika sang istri, Mak Yaya yang usianya sudah 65 tahun, mengalami stroke hingga tak bisa berjalan. Sejak saat itu, Abah menjadi satu-satunya harapan. Dengan tubuh yang menahan sakit, ia tetap memaksakan diri bekerja sebagai buruh petik daun melinjo. Sehari, ia hanya mampu mengumpulkan sekitar 3 kg dengan upah yang sangat kecil dan hanya cukup untuk membeli beras agar mereka bisa makan.

Setiap langkah Abah adalah perjuangan. Saat rasa sakit datang, ia hanya bisa menahan tangis di tengah perjalanan. Namun demi istrinya, ia tetap bertahan. Kini harapan Abah sederhana, memiliki usaha kecil di rumah agar bisa tetap mencari nafkah tanpa harus mempertaruhkan kondisi tubuhnya. Yuk, bantu Abah Entoy agar bisa hidup lebih layak dan merawat istrinya dengan tenang.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |